Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Diprediksi Ponsel Lipat Semakin Populer Hingga 2025

Diprediksi Ponsel Lipat Semakin Populer Hingga 2025 - Hallo sahabat Kabaru, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Diprediksi Ponsel Lipat Semakin Populer Hingga 2025, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Android, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.


Jangan lupa membaca artikel sebelumnya, mengenai > Cara Bisnis Bitcoin Pemula.

Strategy Analytics memberikan prediksi bahwa dalam 5 tahun kedepan handphone lipat akan semakin populer dan berkembang. Bahkan mereka optimis sepanjang tahun hingga 2025 sebanyak 100 juta handphone lipat akan diproduksi. 

ponsel lipat

Direktur Strategy Analytics, dilansir dari halaman Ubergizmo, Ken Hyers mengungkapkan bahwa akan lebih banyak lagi vendor yang terlibat didalam memproduksi ponsel lipat, termasuk Apple.

Pada tahun 2019 samsung merupakan produsen handphone lipat yang berada pada posisi pertama, disusul posisi kedua oleh Huawei, ucap Hyers.

Menurutnya lagi, pada tahun 2020 ini perusahaan-perusahaan besar seperti Motorola dan TCL akan memproduksi model-model terbaru handphone lipat.

Pada tahun 2025, semua para pemain utama di smartphone sepertinya harus memiliki model ponsel lipat, termasuk Apple, ungkap Hyers.

Saat ini Samsung menjadi satu-satu nya vendor yang sukses dengan ponsel layar lipatnya, Galaxy Fold yang merupakan ponsel lipat pertama dari Samsung berhasil terjual sebanyak 500 ribu unit hingga saat ini.

Selain sebagai media tutorial gadget, kami juga berbagi artikel dan panduan seputar teknik komputer dan jaringan.



Demikianlah Artikel Diprediksi Ponsel Lipat Semakin Populer Hingga 2025

Sekianlah artikel Diprediksi Ponsel Lipat Semakin Populer Hingga 2025 kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Post a Comment for "Diprediksi Ponsel Lipat Semakin Populer Hingga 2025"